
Palu — Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan yang diikuti ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah menengah dan perguruan tinggi di Kota Palu. Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan ideologi Pancasila dan karakter bangsa di lingkungan generasi muda.
Kepala Dinas Kesbangpol Sulteng dalam sambutannya menekankan bahwa tantangan zaman digital menuntut generasi muda memiliki filter ideologi yang kuat. Informasi yang beredar di media sosial tidak selalu sejalan dengan nilai persatuan, sehingga literasi kebangsaan menjadi kebutuhan mendesak.
Materi sosialisasi mencakup sejarah perjuangan bangsa, makna Bhinneka Tunggal Ika, serta praktik gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Narasumber dari unsur akademisi, tokoh masyarakat, dan perwakilan Forkopimda turut memberikan perspektif lintas sektor.

“Generasi muda adalah penjaga masa depan kebangsaan. Bekali mereka dengan Pancasila, bukan hanya sebagai hafalan, tetapi sebagai sikap hidup.”
Para peserta diajak mendiskusikan isu-isu aktual seperti intoleransi, hoaks, dan radikalisme. Diskusi berjalan interaktif; sejumlah mahasiswa menyampaikan pengalaman mereka menghadapi konten negatif di ruang digital serta cara meresponsnya secara bijak.
Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan sebagai penanggung jawab teknis kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi serupa akan digelar secara bergiliran di kabupaten/kota. Target utamanya adalah menjangkau komunitas pelajar, organisasi kepemudaan, dan forum mahasiswa.
Selain pemaparan materi, panitia menayangkan dokumentasi kegiatan kebangsaan sebelumnya dan membagikan ringkasan modul wawasan kebangsaan. Modul tersebut disusun agar dapat digunakan kembali oleh guru dan dosen pembina di masing-masing institusi.



Video dokumentasi — Dinas Kesbangpol Sulteng Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda
Ringkasan kegiatan — Dinas Kesbangpol Sulteng Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda
Unduh ringkasan resmi kegiatan (dokumen dummy untuk pengujian portal).
Dokumen terkait berita
Materi dan Notulensi
| Nama Dokumen | Keterangan | Tahun | Meta | |
|---|---|---|---|---|
| Notulensi — Dinas Kesbangpol Sulteng Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda | Catatan ringkas pelaksanaan kegiatan. | 2026 | Type: txtMedia | Download |
| Materi paparan — Dinas Kesbangpol Sulteng Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda | Bahan presentasi narasumber (dummy). | 2026 | Type: txtMedia | Download |
Tautan
| Nama Dokumen | Keterangan | Tahun | Meta | |
|---|---|---|---|---|
| Portal Dinas Kesbangpol | Informasi kelembagaan dan layanan PPID. | 2026 | Type: Link | Kunjungi |
Kepala Sekolah dan perwakilan perguruan tinggi menyambut baik program ini. Mereka berharap kerja sama dengan Dinas Kesbangpol berlanjut dalam bentuk pelatihan kader kebangsaan dan lomba karya tulis bertema Pancasila.
Di sesi penutup, peserta membacakan komitmen bersama untuk menjaga persatuan di lingkungan sekolah dan kampus. Komitmen tersebut meliputi penolakan terhadap ujaran kebencian, penghormatan terhadap perbedaan, serta partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Dinas Kesbangpol mengapresiasi antusiasme peserta dan mengingatkan bahwa penguatan wawasan kebangsaan bukan acara sekali jalan, melainkan proses berkelanjutan yang melibatkan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas.
Informasi kegiatan dan materi sosialisasi selanjutnya akan dipublikasikan melalui portal resmi dinas serta kanal media sosial. Masyarakat yang ingin menjadi mitra kegiatan dapat menghubungi sekretariat dinas pada hari kerja.
Liputan ini merupakan bagian dari publikasi resmi Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah. Redaksi terus memperbarui informasi terkait dinas kesbangpol sulteng gelar sosialisasi wawasan kebangsaan bagi generasi muda melalui kanal berita portal dan media sosial resmi dinas.
Bagi pembaca yang membutuhkan konfirmasi atau data tambahan, silakan menghubungi Humas atau PPID Dinas Kesbangpol pada hari dan jam kerja. Mari bersama menjaga persatuan dan ketertiban informasi di Sulawesi Tengah.





