
Dinas Kesbangpol Sulteng menggelar simulasi penanganan konflik sosial yang melibatkan unsur Forkopimda, FKDM, tokoh adat, tokoh agama, dan perwakilan OPD terkait. Kegiatan bertujuan menguji alur koordinasi dari deteksi dini hingga pemulihan pascakonflik.
Skenario simulasi menggambarkan ketegangan antar kelompok warga akibat isu lahan dan berita bohong di media sosial. Peserta diminta merespons sesuai peran masing-masing tanpa keluar dari koridor hukum dan ham.
Pada tahap deteksi, FKDM berhasil mengidentifikasi isu dalam waktu singkat berkat laporan warga. Informasi diverifikasi sebelum disebar ke ruang koordinasi agar tidak memperkeruh situasi.

“Damai yang berkelanjutan dibangun dari kesiapan, bukan dari keberuntungan.”
Tahap penanganan menonjolkan mediasi. Tim penengah memfasilitasi dialog terpisah lalu pertemuan bersama. Kehadiran tokoh lokal terbukti menurunkan tensi dan membuka ruang kompromi.
Unsur keamanan menjaga situasi tetap kondusif tanpa pendekatan berlebihan. Penegakan hukum disiapkan sebagai opsi terakhir jika terjadi pelanggaran pidana.
Evaluasi simulasi menemukan celah pada distribusi informasi ke media. Diperlukan juru bicara tunggal agar narasi resmi tidak tumpang tindih. SOP komunikasi krisis akan diperbarui.



Video dokumentasi — Simulasi Penanganan Konflik Sosial Libatkan Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Ringkasan kegiatan — Simulasi Penanganan Konflik Sosial Libatkan Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Unduh ringkasan resmi kegiatan (dokumen dummy untuk pengujian portal).
Dokumen terkait berita
Materi dan Notulensi
| Nama Dokumen | Keterangan | Tahun | Meta | |
|---|---|---|---|---|
| Notulensi — Simulasi Penanganan Konflik Sosial Libatkan Forkopimda dan Tokoh Masyarakat | Catatan ringkas pelaksanaan kegiatan. | 2026 | Type: txtMedia | Download |
| Materi paparan — Simulasi Penanganan Konflik Sosial Libatkan Forkopimda dan Tokoh Masyarakat | Bahan presentasi narasumber (dummy). | 2026 | Type: txtMedia | Download |
Tautan
| Nama Dokumen | Keterangan | Tahun | Meta | |
|---|---|---|---|---|
| Portal Dinas Kesbangpol | Informasi kelembagaan dan layanan PPID. | 2026 | Type: Link | Kunjungi |
Peserta dari kabupaten mengusulkan simulasi serupa di tingkat lokal minimal setahun sekali. Dinas menyambut usulan itu dan akan membantu fasilitasi modul skenario.
Dokumentasi kegiatan, termasuk peta alur dan daftar periksa, akan dibagikan kepada seluruh kesbangpol kabupaten/kota. Dokumen menjadi acuan latihan mandiri.
Kepala Dinas menekankan bahwa simulasi bukan sandiwara, melainkan investasi kesiapsiagaan. Konflik yang tertangani cepat menyelamatkan biaya sosial dan ekonomi daerah.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama menjaga ruang dialog tetap terbuka. Masyarakat diingatkan menjadi bagian dari solusi dengan tidak menyebarkan isu tanpa klarifikasi.
Liputan ini merupakan bagian dari publikasi resmi Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Tengah. Redaksi terus memperbarui informasi terkait simulasi penanganan konflik sosial libatkan forkopimda dan tokoh masyarakat melalui kanal berita portal dan media sosial resmi dinas.
Bagi pembaca yang membutuhkan konfirmasi atau data tambahan, silakan menghubungi Humas atau PPID Dinas Kesbangpol pada hari dan jam kerja. Mari bersama menjaga persatuan dan ketertiban informasi di Sulawesi Tengah.





